Kenali Manfaat dan Efek Samping Daun Alpukat

  • Whatsapp

Alpukat, semua orang pasti tahu buah yang satu ini. Rasanya begitu lezat jika diolah menjadi minuman jus yang dicampur susu kental manis coklat. Manfaat buah alpukat sudah tidak diragukan lagi. Selain menghaluskan kulit, buah alpukat dipercaya bisa menyuburkan kandungan karena kaya vitamin E. Selain buahnya yang banyak mengandung manfaat, daunnya pun juga sangat berguna untuk kesehatan. Daun alpukat adalah daun herbal yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan tradisional. Daun alpukat telah lama digunakan sebagai ramuan yang bisa meringankan berbagai masalah kesehatan.

Tentang daun alpukat

Tanaman alpukat dan kasiatnya

Sebelum membahas  manfaat dari daun alpukat, alangkah baiknya jika kita mengenal dulu tanaman yang satu ini. Tanaman alpukat berasal dari Meksiko Amerika Tengah dengan memiliki nama latin Persea Americana Miller. Sekarang tanaman alpukat telah dibudidayakan di berbagai belahan dunia sebagai tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah warga. Daun alpukat adalah salah satu bagian yang dapat digunakan dari tanaman ini selain buah. Seperti yang sudah dijelaskan tadi, daun alpukat mampu mengobati berbagai macam penyakit, sehingga sering dijadikan sebagai bahan obat  atau jamu tradisional.

Daun yang memiliki banyak manfaat ini tentunya dikarenakan zat-zat yang terkandung di dalamnya. Apa sajakah itu? Berdasarkan penelitian, zat-zat yang ditemukan dalam daun alpukat yaitu:

Quersetin
Quersetin adalah senyawa flavonol terbesar, quersetin dan glikosidan dalam alpukat sekitar 60-75%. Quersetin diyakini dapat melindungi tubuh dari beberapa penyakit degeneratif dengan menangkal radikal bebas dan ion logam transisi. Memasak dapat menyebabkan proses degradasi oleh panas dan dapat melarutkan quersetin dengan air mendidih. Daun alpukat rasanya pahit tapi berguna sebagai diuretik dan menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri seperti Staphylococcus sp, Pseudomonas sp, sp protectus, escherichea sp dan Bacillus sp. Selain itu, daun alpukat juga dipercaya bisa menyembuhkan batu kandung kemih, tekanan darah tinggi, dan sakit kepala. Daun alpukat yang dibuat seperti teh dapat mengobati nyeri saraf, kram perut, pembengkakan saluran pernapasan dan haid tidak teratur.

Polifenol
Polifenol adalah sub-kelompok fitonutrien yang ditemukan pada tanaman seperti teh, bawang, anggur dan kacang-kacangan tertentu. Polifenol alami berfungsi melindungi tanaman melawan patogen, parasit dan predator serta sering menghasilkan rasa dan warna pada buah dan sayuran. Polifenol adalah kelompok zat kimia yang di temukan pada tumbuhan. Zat ini memiliki ciri khas yakni memiliki banyak gugus fenol dalam molekulnya. Plofenol berperan dalam memberikan warna pada tumbuhan seperti warna daun saat musim gugur.

Manfaat Daun Alpukat

Manfaat daun alpukat untuk kesehatan

Kandungan kedua zat yang terdapat pada daun alpukat memberikan manfaat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti berikut :
1. Menurunkan Hipertensi
Yang paling terkenal dari manfaat daun alpukat yaitu untuk menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Caranya cukup mudah yaitu dengan merebus daun alpukat tersebut. Ambil 5-6 helai daun alpukat tua kemudian rebus dalam 2 gelas air hingga tinggal 1 gelas. Minum secara rutin hingga tekanan darah tinggi normal kembali.

2. Mengobati Batu Ginjal
Manfaat daun alpukat yang sangat mujarab adalah untuk mengobati batu ginjal. Hal ini dikarenakan kandungan berbagai zat penting dalam daun alpukat tersebut. Kandungan alkolid, flavonoid, dan saponin merupakan zat yang sangat efektif untuk menghancurkan batu ginjal sehingga dapat meningkatkan fungsi ginjal.
Caranya:
•    Sediakan 5-8 lembar daun alpukat yang sudah tua (berwarna hijau).
•    Cuci dulu untuk membersihkan kuman dan debu
•    Rebus daun alpukat dengan 1 gelas
•    Tunggu hingga air rebusan tinggal 1/2 gelas.
•    Saring air tersebut hingga tidak ada ampas/yang lainnya.
•    Minum setiap hari pagi dan sore hingga 10 hari.
•    Jika ramuan ini efektif, otomatis batu ginjal akan hancur menjadi seperti kerikil atau berupa buih dan dikeluarkan saat buang air kecil.
•    Jika sudah keluar kerikil atau buih saat buang air kecil maka dapat dihentikan mengkonsumsi ramuan ini.

3. Menghaluskan kulit
Daun alpukat merupakan salah satu herbal yang dapat memberikan efek baik untuk kulit, terutama efektif untuk menghaluskan kulit. Kandungan zat antioksidan juga sangat baik untuk membantu membersihkan kulit dan pori-pori agar kulit bersih dan halus dan segar.
Caranya:
Tumbuk daun alpukat muda hingga halus, lalu balurkan pada tangan. Biarkan 5-10 menit lalu bilas dengan air bersih.

4. Melembabkan kulit wajah
Caranya sama seperti menghaluskan kulit. Untuk kulit wajah yang kering juga dapat diatasi dengan daun alpukat. Cara penggunaannya juga sama seperti cara penggunaan untuk menghaluskan kulit.

5. Meredakan sakit pinggang
Kebanyakan duduk, mengangkat beban yang berat bisa menyebabkan sakit pinggang. Cobalah atasi dengan daun alpukat karena daun alpukat sangat efektif untuk meredakan sakit pinggang.
Caranya:
•    Rebus 5 lembar daun alpukat
•    Rebus dalam 1 gelas air
•    Tunggu hingga 1/2 gelas
•    Minum secara rutin maksimal 5 hari hingga sakit pinggang hilang.

6. Mengobati Sariawan
Kunyah daun alpukat muda hingga halus tapi jangan ditelan. Tempelkan pada sariawan anda. Biarkan hingga 5-10 menit, lakukan 3 kali sehari. Maka sariawan akan berangsur-angsur mereda.

7. Meredakan Bengkak
Pembengkakan dapat disembuhkan dengan daun alpukat, kandungan zat Querstin sangat efektif membantu meredakan bengkak yang terjadi di bagian kulit dan tubuh lainnya.
Caranya:
Tumbuk daun alpukat yang masih muda hingga halus, lalu tempelkan tumbukan daun alpukat pada kulit yang bengkak kemudian balut dengan perban lalu biarkan hingga 2-4 jam.

8. Penghitam rambut
Caranya cukup mudah yaitu dengan menghaluskan daun alpukat muda kemudian gosokkan pada rambut secara merata hingga selama 10 menit, lalu bilas / keramas dengan segera.

Efek Samping Daun Alpukat

Yang bermanfaat belum tentu tanpa menimbulkan efek samping. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun yang diambil dari beberapa jenis tanaman alpukat ini berpotensi menghasilkan efek toksik. Sebagai contoh, beberapa ahli menyatakan bahwa tanaman alpukat Guatemala menghasilkan daun yang bisa menjadi racun, tetapi tanaman alpukat Meksiko aman. Bahkan dalam beberapa kasus alpukat Guatemala, banyak ahli menyatakan bahwa toksisitas hanya mungkin jika daun dikonsumsi dalam jumlah besar. Ya iyalah, segala sesuatu apapun itu jika berlebihan tentu akan menimbulkan dampak yang tidak baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *